Sejak tahun 2008, pria yang akrab disapa Kang Dadang sudah menekuni dunia konsultansi di bidang konstruksi. Selama hayat hidupnya, beliau selalu sabar menghadapi ujian hidup. Kerutan pada wajahnya seakan merepresentasikan asam garam piiak (pahit) kehidupan. Baru kali ini Kang Dadang dihadapkan pada dilema yang sangat menguras otak.